Belajar Function Pada PHP Lengkap

Belajar Function Pada PHP Lengkap

Pada kesempatan kali ini kita akan belajar belajar function pada PHP lengkap. Belajar function pada php merupakan hal penting karena belajar function pada php dapat mempermudah dalam membuat ataupun mengembangkan aplikasi.

Function sendiri merupakan suatu kode program yang dibuat khusus yang bertujuan untuk mempersingkat suatu intruksi ataupun perintah yang kita inginkan. Pada function sendiri tentunya dapat kita panggil berkali-kali untuk melakukan tugasnya dalam bentuk penulisan kode program. Kita tentunya dapat membuat suatu function dengan mudah, pada artikel kali ini akan dibahas secara lengkap mengenai Belajar Function Pada PHP Lengkap.

Belajar Function Pada PHP Lengkap

Didalam bahasa pemrograman PHP terdapat dua jenis function yaitu:

  1. Built-in Function = Merupakan suatu fungsi yang sudah disedikan oleh PHP, tentunya pada pemrograman PHP sendiri mempunyai Built-in yang sangat banyak yang bertujuan untuk mempermudah kita dalam membuat aplikasi.
  2. User-Definde Function = Yaitu suatu fungsi yang kita buat sendiri

Untuk pembahasan pertama yang akan kita coba mengenai Built-in Functoin yang merupakan function yang dimiliki oleh PHP, jika teman-teman ingin mengunjungi website resmi dari PHP yang menyediakan function. Silahkan perhatikan gambar dibawah ini untuk alamat situs yang dikunjunginya.

Dokumentasi Resmi Dari PHP

Pada dokumentasi diatas tentunya akan banyak yang dapat kita gunakan, kalian tinggal memilih function lalu mempelajari cara kerja dari function tersebut. Ada bebera function yang akan kita pelajari yaitu mengenai Date/Time yang pastinya function tersebut akan sering sekali kalian pakai ketika aplikasi yang kalian buat itu berhubungan dengan waktu, Oke silahkan simak pembahasan dibawah ini.

Belajar Function Pada PHP Lengkap Built-in Function

Date/Time

Pada bagian date ini kita akan belajar penerannya dan implementasinya, untuk itu silahkan teman-teman buat folder dengan nama latihan_function pada direktori htdocs/belajarphp yang sudah dibuat sebelumnya. Untuk lebih jelasnya teman-teman dapat memperhatihakan gambar dibawah ini:

Selanjuntya ketika kalian sudah membuat forder maka silahkan kalian buka folder tersebut pada text editor yang kalian gunakan, untuk admin sendri menggunakan VS Code sebagai teks editornya lalu membuat file baru dengan nama date.php. Sebelum membuat function langkah pertama yang harus kita lakukan ada membuat tag php terlebih dahulu. <?php ..... ?>

Sekarang kita akan mencoba memanggil function date, caranya yaitu dengan mengetikan date(); , date(); tersebut merupakan function yang tedapat pada PHPnya langsung yaitu Built-in Function dimana PHP sudah menyediakan function tersebut dan kita cukup memanggilnya saja. Untuk penerapan lengkapnya silahkan perhatikan script dibawah ini:

 
    date();

Silahkan kalian coba jalannya penerapan function diatas, jangan lupa untuk menyalakan web servernya pada komputer/laptop. Maka tentunya kalian akan menemukan error seperti berikut

error

Kita dapat melihat pada gambar diatas, ketika kita menjalankan function yang sudah kita buat maka muncul error, dikarenakan pada function tersebut membutuhkan satu parameter, parameter itu merupakan suatu nilai yang kita masukan kedalam kurungnya, minimal kita menginputkan satu. Untuk contoh penerapan dengan menambahakn satu parameter misalnya mencoba mengisi dengan huruf S dan jangan lupa menambahkan echo untuk menampilkan hasil dari function tersebut maka akan script seperti dibawah ini:

 
  echo date("l");

Silahkan kalian save dan jalannya program diatas, jika kalian berhasil menerapkannya maka akan menampilkan hari seperti gambar dibawah ini:

Date function

Untuk nama hari yang ditampilakan tentunya dapat berbeda-beda tergantung kapan kalian menjalannya file programnya. Maksud dari script yang sudah kita ketikan adalah , kita memanggil sebuah fungsi didalam PHP untuk padat mengelola tanggal, kita dapat menampilkan format tanggal bermacam-macam tergantung dari parameter yang kita inputkan pada parameter tersebut, ketika jika menjalankan dan menaruh huruf l pada parameter berarti kita menjalankan harinya saja, untuk dapat menjalankan tanggal denga lengkap kalian dapat mengikuti format script dibawah ini:

  echo date("l, d-M-Y");

Untuk hasil dari script diatas maka akan tampil seperti gambar berikut:

Tanggal lengkap

Selanjutnya kita akan membahas mengenai time, pada time sendiri tentunya meggunakan function bernama time(); , untuk penerapan dari scriptnya seperti berikut:

  echo time();

Coba kalian jalannya script tersebut, maka akan menampilkan serangkaian angka detik, ketika kita refrest secara berulang maka nilai yang ditampilkan tentunya akan selalu berbeda. Angka tersebut dapat kita sebut UNIX Timestamp, yang menampilkan detaik hingga miliyaran, atau kita juga dapat menyebutnya dengan EPOCH time. Jadi detik yang akan ditampilkan itu merupakan yang sudah berlalu sejak 1 january 1970 sampai saat ini. Untuk lebih lengkapnya kalian dapat melihat gambar dibawah ini:

Unix Timestamp

Menentukan Hari Selanjutnya

Untuk dapat menentukan 3 hari selanjutnya, maka tentuya kita akan menggabungkan function date(); dengan function time();, dan untuk menentukan 3 hari tentunya ada rumus yang akan kita gunakan yaitu 60*60*24*3 , itu merupakan rumus yang akan kita pakai pada program … untuk jumlahnya yaitu 259200 jjumlah tersebut akan kita masukan pada program. Untuk scriptnya seperti berikut:

    // Date
    // Untuk menampilkan tanggal dan juga format
    // echo date("l, d-M-Y");

    // Time
    echo date("l", time()+259200);

Maka hasil dari script diatas, asalnya menampilkan hari minggu menjadi hari rabu, seperti gambar berikut:

Lalu bagaimana jika kita ingin mengenai 100 ataupun 500 hari selanjutnya? tentunya jika menggunakan jadi tadi tidak efektif dan kurang cepat .. karena kita harus menghitung terlebih dahulu. Maka kita akan memindahkan perhitungan yang asalnya menggunakan kalkulator menjadi perhitungan menggunakan syntax PHP. Untuk penerapanya scriptnya silahkan perhatikan script dibawah ini:

 
    // Date
    // Untuk menampilkan tanggal dan juga format
    // echo date("l, d-M-Y");

    // Time
    echo date("l", time()+60*60*24*100);

Silahkan kalian lihat hasilnya, jika kalian memang ingin mengeceknya kalian bisa melihat kalender dan menghitung 100 hari kemudian itu hari apa. Lalu bagaimana jika kita ingin menyetahui 10 hari sebeumnya, caranya tentunya sangat mudah kalian tinggal mengganti + menjadi – dan tentukan harinya, untuk script lengkapnya seperti berikut:

// Date
// Untuk menampilkan tanggal dan juga format
// echo date("l, d-M-Y");
// Time
echo date("l, d-M-Y", time()-60*60*24*10);

Menentukan Hari Kelahiran

Lala bagaimana caranya jika kita ingin mengetahui hari kelahiran kita, mungkin kita sebelumnya sudah mengetahui tapi apakah sudah beran informasi yang disampaikan bagik oleh orang tua ataupun kalian mengeceknya sendiri. Nah kenapa kalian tidak mencoba menanyakan kepada PHP saja. Lalu caranya bagaimana? caranya yaitu dengan menggunakan fungsi mktime(); , pada function tersebut kita dapat membuat sendiri detik dari tanggal 1 januari 1970 sampai dengan yang kalian inginkan. Untuk cara menggunakannya tentu cukup mudah kalian tinggal memanggil function mktime(); untuk parameternya sendiri ada 6 buah contohnya penerapannya mktime(0,0,0,0,0,0) untuk urutan dari angka nol yang pertama diisi oleh jam, menit, detik, bulan, tanggal, tahun. Untuk scriptnya seperti berikut:

  echo mktime(0,0,0,9,17,2000);

Pada script diatas logikanya ialah, berapa detik yang sudah berlalu dari tanggal 1 januari 1970 sampai tanggal 17 september 2000. Maka ketika program dijalannya hasilnya akan seperti berikut:

Hasil Detik

Lalu bagaimana jika kita ingin menampilkan nama hari pada hasil di atas, tentunya kalian cukup menggabungkan dua function dengan date, untuk penerapannya seperti script berikut:

  echo date("l", mktime(0,0,0,9,17,2000));

Untuk hasil dari script diatas, itu menggunakan perhitungan tanggal lahir dari admin, untuk jelasnya perhatikan gambar berikut ini:

Hari Lahir

Dari gambar diatas kita dapat mengetahui tanggal lahir, untuk admin sendiri lahir pada hari minggu dan sudah mengeceknya, silahkan kalian juga mencoba mengecek dengan menggunakan program PHP ini. Jika kalian ingin mencoba meramal teman kalian ini lahir pada hari apa, kalian bisa menggunakan PHP ini.

Selanjutnya Bagaimana mengetahui hari dengan menggunakan function strtotime? pada function tersebut tentunya membalikan keadaan dimana kita menginputkan tanggal lalu tanggal akan dikonveri kedalam detik, dengan menggabungkan function date maka dapat menampilkan nama hari dari detik yang dihasilkan. Untuk penerapannya seperti dibawah ini:

  echo date("l", strtotime("17 sep 2000"));

Hasil dari script diatas tentunya akan sama dengan hasil pada function yang digunakan sebelumnya. Selanjutnya kita akan mempelajari mengenai string .

STRING

Pada bagian ini merupakan function string yang sering digunakan dalam pemrograman PHP, tentunya kalian dapat mempelajari dan memahami cara kerja dari function-function tersebut.

  1. strlen() = Untuk dapat mengetahui Length dari sebuah string.
  2. strcmp() = Merupakan suatu string yang dapat menggabungkan dua buah string atau lebih.
  3. explode() = Untuk memecah string menjadi array.
  4. htmlspecialchars() = Suatu function untuk menjadi website kita diambil datanya oleh hacker.

Utility

Pada bagian ini merupakan function utility yang sering digunakan dalam pemrograman PHP, tentunya kalian dapat mempelajari dan memahami cara kerja dari function-function tersebut.

  1. var_dump() = Merupakan suatu functi untuk mencetak isi dari sebuah variable, array ataupun object.
  2. isset() = Merupakan function pengecekan apakah sudah membuat variabel atau belum. Isset ini akan menghasilkan nilai boolean true dan juga false. Ketika kita belum membuat variable maka isset akan menampilkan false begitupun sebaliknya.
  3. empty() = Merupakan function pengecekan apakah variabel yang ada itu kosong ataukah ada nilainya. ini tentunya harus untuk kalian pelajari, supaya kalian dapat mengecek apakah variable kosong ataukah mempunyai isinya.
  4. die() = Untuk memberhentikan program kita, jadi ketika dibaris program yang kita buat bertemu dengan die() maka program yang dibawahnya itu tidak akan dijalankan.
  5. sleep() = Merupakan suatu function yang digunakan untuk memberhentikan program sementara. Jadi ketika bertemu function tersebut maka program berhenti sebentar dan melanjutkan kembali untuk mengeksekusi baris lanjutannya.

Selajutnya kita akan mempelajari mengenai User-defined Function, oke silahkan simak pembahasan dibawah ini.

Belajar Function Pada PHP User-defined Function

Merupakan suatu function yang dibuat oleh kita sendiri untuk keperluan dalam pembuatan aplikasi yang bertujuan untuk mempermudah dalam pemanggilan perintah-perintah kedalam baris program.

Kita akan langsung mencoba mengenai penerapannya, Silahkan kalian membuat file baru dengan nama function.php, pada direktori forder yang sama seperti kalian membuat program waktu dengan function date();.

Untuk contoh implementasi dari function ini yaitu kita akan menampilkan suatu tulisan dari hasil return pada function, untuk implementasinya seperti dibawah ini:

<?php
    function salam(){
        return "Selamat Datang, di Serverkoding!";
    }
?>
<!DOCTYPE html>
    <head>
        <title>Latihan Function</title>
    </head>
    <body>
        <h1><?php echo salam(); ?></h1>
        <h1><?= salam(); ?></h1>
    </body>
</html>

Pada script diatas merupakan function dimana kita membuat suatu function dengan nama welcome, selantunya dalam function tersebut mengembalikan nilai yaitu Selamat Datang, di Serverkoding! Untuk memanggil function pada PHP kalian dapat menggunakan <?php echo salam(); ?> ataupun kalian juga dapat menggunakan <?= salam(); ?>

Untuk hasil dari contoh penerapan function diatas, maka akan tampil seperti dibawah ini:

Function

Lalu bagaiman jika kita ingin menentukan nilai dari nama yang diampilkan, kita akan membuat suatu parameter pada bagian function, Untuk implementasinya teman-teman dapat mencoba script dibawah ini:

<?php
    function salam($nama){
        return "Selamat Datang, $nama!";
    }
?>
<!DOCTYPE html>
<html>
    <head>
        <title>Latihan Function</title>
    </head>
    <body>
        <h1><?= salam("Muhammad Rizal"); ?</h1>
    </body>
</html>

Dari script diatas kita dapat mengetahui implementasi dari dari function yang menerapkan parameter didalamya. Jika kita jalannya program diatas maka hasilnya akan seperti berikut:

FUnction Parameter

Lalu bagaimana jika kita ingin menampilkan dua inputan pada parameter? cara tentunya sangat mudah yaitu dengan cara menambahkan variable baru pada bagian function. Untuk scriptnya seperti berikut:





Latihan Function


Pada script diatas, kita dapat mengetahui ketika kita ingin menampilkan lebih dari satu nilai maka kita harus membuat dua buah variabel dan memanggilnya pada bagian return.

Mungkin sekian artikel yang dapat admin sampaikan, semoga dapat memberikan manfaat dan pengetahuan bagia para pembaca mengenai Belajar Function Pada PHP Lengkap, Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel ini. Untuk artikel sebelunya teman-teman dapat mengunjungi Persiapan Lingkungan Pengembangan PHP.

Salam Success 😉

By: Muhammad Rizal Supriadi

2 thoughts on “Belajar Function Pada PHP Lengkap”

  1. Saya pingin banget bisa bikin website dimana jika ada member yang membuat postingan maka mendapatkan poin. dan point itu bisa ditukar menjadi rupiah. dan setelah poin diambil maka menjadi 0 lagi poin yang didapat.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *