Belajar laravel 8 dasar untuk pemula #part1 Instalasi Laravel 8

Belajar laravel 8 dasar untuk pemula #part1 Instalasi Laravel 8

Assalamualaikum wr.wb, Pada sekempatan kali ini kita tentunya akan belajar mengenai laravel 8 dasar untuk pemula, dimana ini merupakan penjelasan turorial part 1 yang memberikan pembelajaran mengenai instalasi laravel 8. Belajar laravel 8 dasar untuk pemula #part1 instalasi laravel 8.

Lalu apa saja point-point yang akan kita bahas pada kesempatan kali ini? kalian dapat menyimak point-point dibawah ini:

  1. Pengenalan Framework Laravel
  2. Mengapa harus Laravel?
  3. Memulai project laravel dengan Windows (Docker)
  4. Instalasi menggunakan Composer

Oke, setelah kalian membaca point-point pembahasa yang akan dibahas. Selanjutnya kita akan masuk pada penjelasan pertama yaitu mengenai pengenal Framework Laravel.

1. Belajar Laravel 8 dasar untuk pemula (Pengenalan Framework Laravel)

Framework laravel merupakan suatu kerangka aplikasi website dengan menggunakan sintak yang ekspresif dan juga elegan. Framework laravel menyediakan struktur serta titik awal untuk dapat membangun aplikasi yang akan kalian buat, Tentunya framework laravel ini memungkinkan kalian untuk fokus pada pembuatan sesuatu yang merupakan sistem yang akan kalian buat, sementara framework laravel akan menangani secara mendetail.

Framework laravel tentunya selalu berusa untuk memberikan pengalaman terbaik dengan menyediakan fitur-fitur yang sangat canggih seperti thorough dependency injection, antrian dan tugas yang terjadwal dan juga terdapat integration testing. Apakah kalian baru mengenal framework laravel? Framework laravel merupakan kerangka kerja yang tentunya dapat membantu anda untuk menyelesaikan project skala kecil ataupun skala besar. Yang dimana framework laravel ini selalu mempunyai pembaharuan fitur dibanding dengan framework php yang lainnya dan menjadi framework terpopuler saat ini untuk bahasa pemrograman PHP.

2. Belajar Laravel 8 dasar , Mengapa harus belajar Framework Laravel?

Pada framework laravel tentnya terdapat berbagai fitur dan kerangka kerja yang dapat mendukung untuk membangun aplikasi website yang akan kalian buat. Perusahan pengembang laravel sendiri yakin bahwa Laravel merupakan pilihan terbaik untuk dapat membangun website full-stack yang sangat modern.

Kerangka Progresif

Framwork laravel sering disebut sebagai kerangka progresif, maksudnya adalah laravel dapat berkembang dengan kalian, jika kalian baru mempelajarinya tentunya tersedia dokumentasi, panduan dan juga tutorial yang dapat memudahkan kalian dalam memperlajari seluk-beluk framework laravel ini tampa terlalu sulit tentunya.

Jika kalia merupakan seorang pengembang aplikasi yang sudah senior tentunya Laravel memberikan alat yang kuat untuk melakukan injeksi ketergantungan. Framework laravel tentunya disesuaikan untuk membangun Aplikasi website yang profesional yang siap menangani beban dari suatu perusahaan.

Kerangka yang Skalabel

Framework laravel tentunya sangat terukur. Yang sangat sarah dengan bahasa pemrograman PHP ini tentunya mempunyai sistem cache yang tepat dan juga terdistribusi seperti redis, dan untuk melakukan penskalaan horizontal dengan menggunakan framework laravel menjadi lebih mudah. Faktanya aplikasi yang dibuat dengan menggunakan framwork laravel mudah untuk diskalakan untuk dapat menangani ratusan juta permintaan per setiap bulannya.

Jika kalian membutuhkan penskalaan yang lebih kompleks lagi tentunya laravel sudah menyediakan library dengan nama Vapor. Dimana Vapor ini dapat memungkinkan kalian untuk menjalankan aplikasi Laravel pada skala yang tidak ada batas tanpa menggunakan server seperti AWS.

Kerangka kerja Komunitas

Framework laravel menggabungkan paket-paket yang terbaik dalam suatu ekosistem bahasa pemrograman PHP untuk menawarkan kerangka kerja yang paling kuat serta ramah untuk digunakan. Selain itu juga para pengembangan aplikasi yang berbakat dari seluruh penjuru dunia telah berkontribusi pada framework yang satu ini. Tidak dapat dipungkiri untuk anda adalah seseorang yang akan berkontribusi dikemudian hari untuk mengembangkan Framework ini.

3. Memulai Proyek Laravel Pertama

Untuk memulai proyek dengan menggunakan framework laravel, tentunya kita akan mencari cara yang paling mudah untuk dapat menggunakannya. Terdapat beberapa pilihan untuk mengembangkan dan menjalankan proyek laravel pada komputer kalian sendiri. Meskipun kalian ingin mencoba cara yang lainnya pada lain waktu. Pada Framework laravel sudah menyediakan SAIL sebagai solusi bawaan untuk dapat menjalankan proyek yang kalian buat dengan menggunakan Doker.

Doker merupakan suatu alat untuk dapat menjalankan aplikasi dan layanan dalam wadah kecil dan juga ringan yang tentunya tidak mengganggu perangkat lainnya atau suatu konfigurasi pada komputer masing-masing. Ini artinya kalian tidak perlu khawatir mengenai konfigurasi ataupun pengaturan alat pengembangan yang rumit seperti server website dan juga database pada komputer pribadi kalian. Untuk memulainya caranya cukup mudah tentunya kalian hanya perlu menginstall Docker pada dekstop kalian.

Laravel Sail merupakan antarmuka baris perintah yang ringan untuk dapat berinteraksi dengan konfigurasi Docket default Laravel. Sail ini tentunya menyediakan titik awal yang sangat bagus untuk dapat membangun aplikasi Laravel menggunakan bahasa pemrograman PHP, database MySQL dan Redis tampa memerlukan pengalaman tentunag Docker terlebih dahulu.

Sudah paham mengenai Docker? jangan khawatir segala sesuatu mengenai Sail dapat dikustomisasi dengan menggunakan file docker-compose.yml yang disertakan dengan framwork laravel.

Docker

4. Memulai Instalasi Pada Windows dengan Docker

Sebelum kita memulai membuat aplikasi atau project baru Laravel pada windows, pastikan kalian sudah menginstal Docker Laptop. Jika sudah Kalian juga harus memastikan bahwa Subsistem Windows untuk linux 2(WSL2) telah diinstall dan juga diaktifkan. WSL tentunya dapat memungkinkan anda untuk menjalankan Linux binary executable secara native pada windows 10. Informasi mengenai cara instalasi dan mengaktifkan WSL2 dapat kalian temukan pada bagian pengembagna microsoft.

Setelah melakukan installasi dan mengaktifkan WSL2, kalian tentunya harus memastikan bahwa Docker Dekstop dapat dikonfigurasi untuk menggunakan backend WSL2.

Docker WSL2

Jika sudah, maka kalian sudah siap untuk membuat proyek Laravel pertama kalian. Silahkan jalankan terminal dan mulai baru untuk sistem WSL2 linux kalian. Selanjutnya kalian dapat menggunakan perintah pada terminal atau CMD untuk membuat proyek laravel yang baru. Misalnya kita akan membuat aplikasi Laravel dengan nama “belajar-laravel8”, kalian tentunya dapat menjalankan perintah dibawah ini:

curl -s https://laravel.build/belajar-laravel8 | bash

Tentu saja kalian dapat mengubah “belajar-laravel8” pada URL tersebut dengan nama apa saja yang sesuai dengan project yang akan kalian buat. Directori aplikasi framework laravel akan dibuat dalam directory tempat kalian menjalankan perintah tersebut.

Setelah proyek laravel berhasil dibuat, kalian dapat melakukan navigasi kedalam directori aplikasi dan memulai Laravel Sail. Pada Laravel Sail tentunya menyediakan antarmuka baris perintah sederhana untuk dapat berinteraksi dengan menggunakan konfigurasi Docker default Laravel:

cd belajar-laravel8

./vendor/bin/sail up

Pada pertama kalian kalian menjalankan Sail up, tentunya library atau wadah Sail akan dibangun pada mesin kalian. Ini tentunya dapat memakan waktu beberapa menit. Tetapi kalian tidak perlu khawatir untuk percobaan yang kedua dan seterusnya akan lebih cepat.

Pengembangan WSL2

Kalian tentunya harus mengubah file aplikasi Laravel yang dibuat dengan menggunakan installasi WSL2. Untuk dapat memenuhi syarat tersebut, Admin merekomendasikan untuk menggunakan Text Editor VSCode karena banyak ekternsi yang dapat digunakan untuk membantu dalam pengembangannya.

Setelah alat tersebut berhasil diinstal, Kalian dapat membuka proyek laravel yang sudah kalian buat dengan menjalankan kodenya. Untuk perintah directori root aplikasi yang kalian buat menggunakan terminal Windows.

5. Instalasi Laravel Menggunakan Composer

Jika kalain sudah mengginstall PHP ataupun XAMPP dan Composer, Kalian dapat membuat project baru dengan menggunakan composer secara langsung. Setelah aplikasi berhasil dibuat, kalian tentunya dapat memulai server pengembangan lokal Framework laravel dengan menggunakan perintah php artisan server, silahkan perhatikan perintah dibawah ini:

composer create-project laravel/laravel belajar-laravel8

cd belajar-laravel8

php artisan serve

Penginstallan Laravel

Untuk cara lainnya tentunya kalian dapat mengunakan installasi yaitu dengan perintah Global, untuk penerapannya silahkan ikuti perintah CLI dibawah ini:

composer global require laravel/installer

laravel new belajar-laravel8

cd belajar-laravel8

php artisan serve

Selanjutnya kalian harus memastikan menempatkan directori bin vendor seluruh sistem Composer di $PATH sehingga framework laravel mudah untuk dijalankan, Untuk penyimpanannya sendiri tentunya berbeda dari setiap sistem Operasi untuk windows sendiri seperti berikut:

Windows: %USERPROFILE%\AppData\Roaming\Composer\vendor\bin

Untuk lebih nyaman tentunya penginstalan laravel juga dapat membuat repositori Git untuk project yang kalian buat. Untuk menunjukan bahwa kalian akan membuat repositori Git, tambahkan tanda –git saat kalian membuat project baru. Contohnya seperti berikut

laravel new belajar-laravel8 --git

Perintah tersebut tentunya akan menginisialisasi repositoryGit baru untuk project yang kalian buat dan secara langsung akan memasukan kerangka laravel dasar. Perintah git menganggap kalian telah menginstall dan melakukan konfigurasi Git dengan cara yang benar. Kalian juga tentunya dapat menggunakan perintah –branch untuk melakukan penyetelan cabang baru pada git. Contoh penerapannya seperti berikut:

laravel new belajar-laravel8 --git --branch="main"

Selain menggunakan tanda –git, kalian juga dapat menggunakan tanda –github untuk membuat repositori git serta juga untuk membuat repositori probadi yang sesuai dengan github. Untuk perintahnya seperti berikut ini:

laravel new belajar-laravel8 --github

Kalian juga tentunya dapat menggunakan tanda –organization untuk membuat suatu repositori bawaan organisasi github dengan perintah:

laravel new belajar-laravel8 --github="--public" --organization="laravel"

Mungkin sekian yang dapat admin sampaikan mengenai cara installasi framework laravel, baik menggunakan Docker ataupun Via Composer. Kalian bebas memilih cara yang menurut kalian paling mudah untuk digunakan. Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel ini mengenai Belajar laravel 8 dasar untuk pemula #part1 Instalasi Laravel 8, Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca.

Untuk tutorial sebelunya teman-teman dapat mengunjungi Belajar Function Pada PHP Lengkap.

Salam Success : )

By: Muhammad Rizal Supriadi

2 thoughts on “Belajar laravel 8 dasar untuk pemula #part1 Instalasi Laravel 8”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *