Jenis Operator Pada Javascript Beserta Contohnya

Jenis Operator Pada Javascript Beserta Contohnya

Pada tutorial kali ini kita akan membahas mengenai jenis operator pada bahasa pemrograman javascript beserta contohnya, dimana javascript memiliki enam jenis operator yang wajib untuk kita ketahui dan pelajari. Operator sendiri merupakan suatu intruksi yang digunakan untuk melakukan suatu proses. contohnya para operator assignment yaitu (=) yang dimana operator tersebut digunakan untuk memasukan nilai kedalam suatu variable, operator (koma), dimana operator ini digunakan untuk mendeklarasikan variabel (var a,b,c).

Baca Juga : Belajar Pemrograman Javascript Lengkap

Pada tutorial jenis operator pada javascript ini. Kalian tentunya akan mempelajari mengenai operator yang digunakan dalam pemrograman javascript. Kalian tentunya akan melihat persamaan penulisan operator pada javascript dengan pelajaran matematika. Terdapat beberapa jenis operator pada javascript yang sudah dikelompokkan, masing-masing dari jenis tersebut yaitu: Aritmatika, Perbandingan, Bitwise, Logika dan lain sebagainya. dibawah ini merupakan enam jenis operator pada javascript.

  • Tips Utama Operator Pada Javascript.
  • Operator Aritmatika (Arithmetic).
  • Operator Perbandingan.
  • Operator Logika (Logical).
  • Operator Penugasan (Assignment).
  • Operator Bitwise
  • Operator Lain (Miscellaneous Operators)

Selanjtunya kita akan bahas satu persatu dari point pembahasan diatas, silahkan simak pembahasan dibawah ini.

Tips Utama Operator Pada Javascript

Pada bagian ini akan dibagi kedalam tiga bagian, berikut merupakan tips utama operator pada pemrograman javascript.

  • Pada bahasa pemrograman javascript tentunya terdiri dari operator aritmatika, perbandingan, string, penugasan dan operator login serta operator bersyarat.
  • Operator yang berbeda pada pemrograman javacript tentunya melayani fungsi berbeda juga dalam kode javascript yang ditulis.
  • Kalian tentunya dapat menggunakan operator javascript untuk melakukan berbagai perbandingan ataupun perhitungan dalam pemrograman javacript. Persamaan penulisan dan operator tentunya sangat mirip dengan penulisan operator biasa.

Selanjutnya kita akan masuk kedalam pembahasan operator aritmatika, silahkan teman-teman simak pembahasan dibawah ini.

1. Operator Aritmatika Pada Javascript

Pada pemrograman javascript mempunyai beberapa operator yang termasuk kedalam jenis Operator Aritmatika (Arithmetic Operators), Operator aritmatika pada javascript ini digunakan untuk melakukan perhitungan matematika seperti operasi penjumlahan, modulus, perkalian dan lain-lain.

Operator aritmatika pada javascript sangat dibutuhkan, karena pada kenyataannya, perhitungan pada matematika merupakan sesuatu yang sudah umum, dan hampir sebagian besar program atau project yang dibuat selalu melibatkan user atau pengguna dalam operasi artimatika ini.

Contohnya ketika kalian memerlukan suatu data berupa nilai, rata-rata dari banyaknya nilai mahasiswa pada matakuliah Database, nah kalian dapat menggunakan operator Penjumlahan (+) dan juga menggunakan operator Pembagian (/) yang dikombinasikan sehingga dapat menghasilkan nilai rata-rata dari data yang sudah kita jumlahkan.

Terdapat 7 operator aritmatika pada javascript, dan berikut ini merupakan tabel yang berisikan beberapa operator yang termasuk kedalam operator aritmatika javascript:

NoOperatorDeskripsi
1Penjumlahan(+)Menjumlahkan 2 operand
2Pengurangan(-)Mengurangi suatu operand dengan operand yang lainnya
3Perkalian(*)Mengalikan suatu operand dengan operand lainnya
4Pembagian(/)Merupakan operasi pembagian: suatu operand akan dibagi dengan operand lainnya
5Modulus(%)Untuk menghasilkan sisa bagi dari hasil pembagian suatu operand dengan operand lainnya
6Increment(++)Menambah 1 nilai keatas pada operand/variabel
7Decrement(--)Mengurangi 1 nilai kebawah pada operand/variabel

Khusus untuk operator Increment dan juga Decrement seperti yang terlihat pada table diatas, kedua operator tersebut dalam penggunaannya terdapat dua cara yaitu dengan penulisan tanda ++ atau juga — dapat ditulis sebelum ataupun sesudah variabel/operand.

Jika penulisannya terdapat pada bagian awal sebelum variable, maka disebuat dengan Prefix Increment atau Prefix Decrement. Sedangkan jika penulisannya ditulis pada akhir setelah variabel, maka disebut sebagai Postfix Increment atau Postfix Decrement.

Dibawah ini merupakan contoh dari penerapan script operator aritmarika pada javascript, silahkan teman-teman simak pembahasan dibawah ini.

Operasi Aritmatika Pada Javascript

Operasi pada aritmatika beroperasi pada dua angka. Kedua angka tersebut tentunya dapat literal, Berikut merupakan contoh sederhana dari penggunakan operator aritmatika javascript.

let x = 10 + 50;

Atau kita bisa menggunakan variabel, seperti berikut:

let x = a + b;

Selanjutnya pada operasi artimatika kita juda dapat menggunakan ekspresi, berikut contoh penerapannya.

let x = (100 + 50) * a;
Operasi Aritmatika Penambahan Javascript

Pada Operasi artimatika penambahan, kita akan membuat tiga buah variabel yaitu x, y, z . Dimana variabel x dan y akan diisi dengan nilai sedangkan untuk z diisi dari penjumlahan antara nilai x dan y. Contoh penerapannya seperti berikut ini.

let x = 25;
let y = 5;
let z = x + y;

Pada script diatas kita memasukan nilai pada variabel x dengan 25 sedangkan untuk variable y dengan nilai 5, dimana untuk z merupakan penambahan dari keduanya yaitu nilainya menjadi 30.

Operasi Aritmatika Pengurangan Javascript

Pada artimatika pengurangan kita akan menggunakan operator (-) yang dimana operator tersebut digunakan untuk mengurangi suatu angka. Berikut merupakan contoh penerapan dari operasi aritmatika pengurangan javascript.

let x = 25;
let y = 23;
let z = x - y;

Pada script diatas, variabel x bernilai 25 sedangkan untuk variabel y bernilai 23 dimana pada variable z merupakan pengurangan dari variabel x oleh y, yaitu dengan nilai 2.

Operasi Aritmatika Perkalian Javascript

Pada aritmatika perkalian kita akan menggunakan tanda (*) untuk mengalikan setiap angka ataupun variable, berikut merupakan contoh penerapan dari operasi aritmatika perkalian pada javascript.

let x = 6;
let y = 2;
let z = x * y;

Pada script diatas kita dapat melihat bahwa variable x mempunyai nilai 6 dan y mempunyai nilai 2 dimana untuk variable z sendiri merupakan hasil perkalian dari x dan juga y jadi nilainya adalah 12.

Operasi Aritmatika Pembagian Javascript

Para aritmatika pembagian penggunakan tanda garis miring (/) menjadi salah satu ciri khas operasi ini, berikut merupakan contoh penerapan dari operasi aritmatika pembagian.

let x = 6;
let y = 2;
let z = x / y;

Pada script diatas variabel x mempunyai nilai 5 sedangkan y mempunyai nilai 2, nilai pada variabel z merupakan hasil bagi antara nilai x oleh y yaitu 3.

Operasi Aritmatika Modulus Javascript

Pada operator aritmatika modulus menggunakan simbol (%), dimana operator ini digunakan untuk mengembalikan sisa pembagian. Conoth penerapannya seperti berikut.

let x = 5;
let y = 2;
let z = x % y;

Dalam aritmatika, pembagian dua buah bilangan buat akan menghasilkan hasil bagi dan juga sisa. Dalam matematika, hasil dari operasi modulus merupakan sisa dari pembagian aritmatika.

Operasi Aritmatika Increment Javascript

Pada operasi aritmarika increment menggunakan simbol (++) ,Dengan menggunakan increment ini maka nilai akan terus bertambah dengan nilai 1. Contoh penggunakan dari operator aritmatika increment seperti berikut.

let x = 6;
x++;
let z = x;
Operasi Aritmatika Decrement Javascript

Operasi Aritmatika penurunan (decrement) menggunakan simbol (–), Dengan menggunakan decrement merupakan kebalikan dari increment yaitu nilai akan selalu berkurang dengan nilai 1. Contoh penerapannya seperti berikut.

let x = 7;
x--;
let z = x;
Operasi Aritmatika Eksponen Javascript

Pada operasi aritmatika eksponen menggunakan simbol (**) dapat menimbulkan operan pertama dengan kekuatan dari operan kedua, dapat dikatakan operasi ini menggunakan skema kuadrat. Berikut merupakan contoh penerapan dari operasi aritmarika eksponen.

let x = 5;
let z = x ** 2;          // hasilnya adalah 25

Pada variabel x mempunyai nilai 5 sedangkan untuk variable z merupakan kuadrat dari variabel x yaitu dengan nilai 25. Kita juga dapat mengganti penulisan x ** y dengan Math.pow(x,y) berikut contoh penggunaannya.

let x = 5;
let z = Math.pow(x,2);   //  hasilnya adalah 25
Operasi Aritmatika Prioritas Javascript

Dalam aritmatika prioritas menjelaskan urutan operasi yang dilakukan ekspresi aritmatika, Berikut merupakan contoh penerapan aritmatika prioritas.

let x = 100 + 50 * 3;

Apakah hasil dari script diatas sama dengan 150×3 ataukah sama dengan 100+150?

Lalu apakah penjumlahan dan perkalian dilakukan terlebih dahulu?

Seperti yang sudah kita belajari pada bangku sekolah, operator perkalian didahulukan. Perkalian (*) dan juga pembagian (/) lebih diutamakan dari pada penjumlahan (+) dan pegurangan (-). Dan seperti pada masa sekolah prioritas dapat kita ubah dengan menggunakan tanda kurung. Contohnya seperti berikut.

let x = (100 + 50) * 3;

Saat kita menggunakan tanda kurung, operasi yang berada didalam tanda kurung akan dihitung terlebih dahulu.

Ketika terdapat banak operasi yang memiliki prioritas yang sama contohnya seperti penambahan dan pengurangan mereka dihitung dari kiri ke kanan.

let x = 100 + 50 - 3;

2. Operator Perbandingan Pada Javascript

Operator perbandingan pada javascript atau yang biasa kita kenal dengan sebutan Comparison Operators secara umum digunakan untuk melakukan operasi perbandingan yang tentunya akan menghasilkan nilai berupa boolean yaitu (TRUE dan FALSE). Tipe data yang dihasilkan tersebut diperoleh dari hasil perbandingan 2 nilai ataupun 2 variabel.

Operasi perbandingan ini digunakan ketika kita membutuhkan suatu kondisi, misalnya terdapat 2 buah variabel yang akan kita lakukan pengecekan apakah kedua nilai pada variabel tersebut bernilai sama atau tidak, untuk mengeceknya kita dapat menggunakan operator == untuk dapat mengecek kondisi tersebut.

Selain dari itu operasi perbandingan juga dapat kita kombinasikan dengan menggunakan struktur logika seperti if else, switch atau juga kita dapat menggunakan perulangan while dan do while.

Terdapat beberapa faktor perbandingan yang dapat kita gunakan untuk lingkup perbandingan pada javascript, berikut merupakan faktor yang sudah dibuat tabel.

NoOperatorDeskripsi
1Equal(==)Bernilai TRUE jika kedua operand nilainya sama
2Not Equal(!=)Bernilai TRUE jika kedua operand nilainya tidak sama
3Identical(===)Bernilai TRUE jika kedua operand nilainya sama dan dengan tipe data yang sama
4Not Identical(!==)Bernilai TRUE jika ke-2 operand nilainya tidak sama serta bertipe data berbeda
5Lebih Besar(>)Bernilai TRUE jika suatu operand nilainya lebih besar dari operand lainnya.
6Lebih Kecil(<)Bernilai TRUE jika suatu operand nilainya lebih kecil dari operand lainnya
7Lebih Besar sama dengan(>=)Bernilai TRUE jika operand pertama nilainya lebih besar atau sama, dengan operand kedua
8Lebih Kecil sama dengan(>=)Bernilai TRUE jika operand pertama nilainya lebih kecil atau sama, dengan operand kedua

Pata tabel diatas, pada Operator Equal menggunakan simbol berupa tanda sama dengan (=) sebanyak 2kali, mungkin teman-teman bertanya kenapa tandanya harus dua kali? Hal tersebut tentunya mempunyai tujuan untuk membedakan dengan penggunakan sama dengan (=) yang terdapat dalam operator assignment(=) merupakan operator yang biasanya digunkana untuk memasukan suatu nilai kedalam suatu variabel.

Berikut merupakan contoh operasi perbandingan pada bahasa pemrograman javascript, silahkan teman-teman simak pembahasan dibawah ini.

Operasi Perbandingan Pada Javascript

Pada bagian ini kita akan membahas mengenai penggunaan operator perbandingan pada javascript, dimana operator perbandingan dapat digunakan dalam pernyataan bersyarat untuk membandingkan nilai dan mengambiltindakan tergantung kepada hasilnya. Contoh penerapnnya seperti berikut.

if (age < 18) text = "Terlalu muda untuk membelu alkohol";

Dibawah ini merupakan pembahasan lebih lanjut tentang penggunaan pernyataan bersayarat dalam operator perbandingan javascript.

Berbagai Jenis Perbandingan Javascript

Membandingkan suatu data dari jenis yang berbeda tentunya dapat memberikan hasil yang tidak terduka.

Saat kita membandingkan string dengan angka, bahasa pemrograman javascript tentunya akan mengkonversi string menjadi angga saat kita melakukan perbandingan. Pada string yang kosong dikonversi kedalam nilai 0. Serta string non-numerik dikonversi kedalam NaN yang nilainya selalu false.

Berikut merupakan tabel perbandingannya untuk memperjelas pemahaman bagi teman-teman.

CaseValue
2 < 12true
2 < "12"true
2 < "Serverkoding"false
2 > "Serverkoding"false
2 == "Serverkoding"false
"2" < "12"false
"2" > "12"true
"2" == "12"false

Saat kita melakukan perbandingan antara dua buah string, “2” akan lebih besar dengan angka “12” karena tentunya jika berdasarkan abjab angka 1 kurang dari 2, Untuk mengamankan supaya hasil yang didapat secara tepat, variabel harus dikonversi kedalam tipe yang tepat sebelum melakukan perbandingan. Berikut merupakan contoh penerapannya.

umur = Number(umur);
if (isNaN(age)) {
  voteable = "Input is not a number";
} else {
  voteable = (umur< 18) ? "Too young" : "Old enough";
}

Selanjutnya kita akan membahasa mengenai operator logika pada pemrograman javascript, berikut pembahasan lengkapnya.

3. Operator Logika Pada Javascript

Operator logika pada javascript sendiri dilakukan untuk melakukan operasi yang berhubungan dengan logika, dimana operasi logika juga merupakan salah satu dari beberapa operasi yang tentunya akan menghasilkan nilai dengan tipe data Boolean yaitu (TRUE dan FALSE).

Sama seperti pembahasan sebelumnya, Operasi logika sangat dibutuhkan jika kalian ingin melakukan perbandingan data dari dua nilai, apakah kedua data tersebut menghasilkan data yang sama yaitu TRUE ataukah salah yaitu FALSE.

Dalam lingkup bahasa pemrograman javascript, terdapat 3 buah operator logika yang dapat kita gunakan untuk melakukan suatu operasi logika, berikut ketiga operator tersebut yang sudah dituangkan kedalam tabel.

No OperatorDeskripsi
1and(&&)TRUE jika kedua operand nilainya sama, benar(true), misal true && true
2or(||)TRUE jika salah satu dari kedua operand tersebut bernilai Benar(true).
3not(!)TRUE jika nilai dari kedua operand tidak sama

Dari tabel tersebut, pada operator and disimbolkan dengan &&, Operator or disimbolkan oleh ||, sedangkan untuk operator not atau biasa kita sebut dengan istilah negasi disimbolkan dengan tanda seru !.

Lalu bagaimana cara kita untuk menggunakan operator logika? operator logika sendiri biasanya digunakan dengan cara disandingkan dan ataupun tidak dengan operator perbandingan, contohnya seperti berikut.

Misalnya kita sudah membuat variabel dengan x = 5 dan y = 2. Berikut tablenya.

Simbol Contoh
&&(x < 6 && y > 1) adalah benar
||(x == 5 || y == 1) adalah benar
!!(x == y) adalah benar

Pada tabel diatas kita dapat memahami bahwa logika operator sangat berperan penting untuk digunakan dalam menentukan suatu keputusan didalam kondisi tertentu.

4. Operator Penugasan (Assignment) Pada Javascript

Operator penugasan atau yang sering kita kenal dengan sebutan assignment, dapat kita katakan dengan operator gabungan, karena pada dasarnya beberapa operator yang termasuk dari jenis assignment operator tersebut merupakan dari tanda sama dengan (=) dengan operator lainnya seperti penjumlahan(+), perkalian (*), dsb.

Fungsi dari beberapa operator penugasan tentunya tidak akan jauh berbeda dengan operator yang sudah kita bahas pada bagian pertama yaitu Aritmatika, seperti digunakan untuk melakukan suatu operasi penjumlahan, perkalian, pembagian dan lain-lain. Berikut merupakan operator yang pada operator penugasan.

NoOperatorContohSama Dengan
1=x = yx = y
2+=x += yx = x + y
3-=x -= yx = x - y
4*=x *= yx = x * y
5/=x /= yx = x / y
6%=x %= yx = x % y
7<<=x <<= yx = x << y
8>>=x >>= yx = x >> y
9>>>=x >>>= yx = x >>> y
10&=x &= yx = x & y
11^=x ^= yx = x ^ y
12|=x |= yx = x | y
13**=x **= yx = x ** y

Khusus untuk operator sama dengan atau yang lebih dikenal dengan sebutan equal dari tabel diatas, tentunya operator tersebut bukanlah operator gabungan karena hanya disimbolkan dengan tanda equal (=), dan tentunya tidak digabung dengan operator penugasan lainnya.

Berikut merupakan contoh penerapan dari operator assignment pada javascript silahkan teman-teman simak pembahasannya.

Penerapan Operator Penugasan Javascript

Yang pertama kita akan menggunakan operator equal yang akan memberikan nilai kedalam variable.

let x = 10;

Kedua kita akan menerapkan penggunakan operator penugasan += yaitu dengan menambahkan nilai kedalam variabel.

let x = 10;
x += 5;

Ketiga, menerapkan operator penugasan pengurangan dari nilai variable.

let x = 10;
x -= 5;

Keempat, penggunaan operator perkalian pada variabel javascript.

let x = 10;
x *= 5;

Kelima, penggunaan operator pembaguan pada variabel javascript.

let x = 10;
x /= 5;

Selanjutnya kita akan masuk kepada operator Bitwise, simak pembahasan dibawah ini.

5. Operator Bitwise Pada Javascript

Pada operator bitwise tentunya digunakan secara khusus untuk dapat melakukan proses logika, dimana suatu nilai ataupun operand yang diolah merupakan bilangan biner. Bilangan biner sendiri ialah bilangan yang hanya terdiri dari 2 angka yaitu 1 dan 0.

Dalam operator bitwise, terdapat beberapa operator yaitu: Operator bitwise and(&), Operator bitwise not(~), Operator bitwise or(|), dan lain-lain. berikut operator-operator bitwise yang sudah dituangkan kedalam tabel.

Operator DeskripsiContohSama Dengan
&ANDx = 5 & 10101 & 0001
|ORx = 5 | 10101 | 0001
~NOTx = ~ 5~0101
^XORx = 5 ^ 10101 ^ 0001
<<Left shiftx = 5 << 10101 << 1
>>Right shiftx = 5 >> 10101 >> 1

Secara umum dalam penggunaan operator bitwise ini jarang sekali digunakan, kecuali kalian membuat suatu program yang membutuhkan bilangan biner. Lalu bagaimanakah jika suatu operan diolah adalah suatu bilangan bulat? maka bilangan biner akan diconversi kedalam bilangan buat terlebih dahulu.

Contohnya:

Jika kita mempunyai suatu variabel x = 60 dan y = 13. Jika dibuat dalam bentuk biner akan menjadi seperti berikut:

x = 00111100
y = 00001101

Kemudian dari hasil biner tersebut dilakukan operasi bitwise

Operasi AND Pada Javascript

Berikut merupakan contoh penerapan dari operasi AND pada Javacript.

x     = 00111100
y     = 00001101
x & y = 00001100

Operasi OR Pada Javascript

Berikut merupakan contoh penerapan dari operasi OR pada Javacript.

x     = 00111100
y     = 00001101
x | y = 00111101

Operasi XOR Pada Javascript

Berikut merupakan contoh penerapan dari operasi XOR pada Javacript.

x     = 00111100
y     = 00001101
x ^ y = 00110001

Opearsi NOT (Negasi/kebalikan) Pada Javacript

Berikut merupakan contoh penerapan dari operasi NOT pada Javacript.

x   = 00111100
~x  = 11000011

Konsep tentunya hampir sama dengan operator logika, hanya saja pada operator bitwise digunakan untuk biner.

6. Operator Ternary Pada Javascript

Operator ternary merupakan operator yang sangat unik pada bahasa pemrograman javascript, dimana tidak semua bahasa pemrograman memiliki operator seperti ini, karena operator ternary tidak masuk kedalam golongan operator artimatika ataupun operator logika.

Operator ini mirip dengan fungsi seperti sebuah fungsi yang dinyatakan sebagai sebuah operator. Pada perator ternary terdiri dari tiga bagian yaitu terdapat dalam bagian kiri, tengah, dan kanan.

Operator ternary pada pemrograman javascript digunakan untuk membuatu suatu percabangan yaitu if/else.

Simbol dalam operator ternary terdiri dari tanda tanya dan diikuti oleh titik dua (?:). Berikut contohnya:

<kodisi> ? "benar" : "salah"

Untuk penerapa dalam script html seperti berikut ini:

<!DOCTYPE html>
<html lang="en">
<head>
	<meta charset="UTF-8">
	<title>Ternary Operator Pada Javascript</title>
</head>
<body>

<script>

var cek = prompt("Sudah punya karcis? (sudah/belum)");

var hasilcek = (cek=="sudah") ? "silakan masuk" : "Beli karcis dulu";

console.log(hasilcek);

</script>
	
</body>
</html>

Dari script diatas dapat kita simpulkan, jika kondisinya true maka akan mengeksekusi blok kode bagian pertama, jika kondisinya false maka akan mengeksekusi blok kode yang kedua. Dalam script diatas jika kita menjawab sudah maka hasil pada consol log yaitu silahkan masuk, jika bukan maka silahkan beli karcis dulu.

Kesimpulan

Itulah 6 macam operator pada javascript yang wajib kita pahami ketika kita belajar pemrograman javascript.

Materi yang disampaikan tentunya belum terlalu lengkap, maka dari itu kalian harus mempelajari dan mencoba nya sampai kalian merasa bosan. Terimakasih sudah berkunjung dan membaca artikel ini, Semoga bermanfaat.

Silahkan lanjutkan ke:

By: Muhammad Rizal Supriadi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *