Persiapan Lingkungan Pengembangan PHP

Persiapan Lingkungan Pengembangan PHP

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai persiapan lingkungan pengembangan php, sebelum kita belajar mengenai sintak php tentunya kita harus mempersiapkan lingkungan pengembangan php itu sendiri, jadi pada artikel kali ini merupakan artikel pertama untuk arikel sebelumnya disebuat sebagai pembahasan atau pengantar.

Kenapa kita harus belajar Persiapan Lingkungan Pengembangan? Karena untuk dapat membuat dan menjalankan program PHP itu tidak semudah ketika kita membuat website hanya menggunakan HTML dan CSS. Karena dengan menggunakan HTML tentunya kita dengan mudah dapat membuat file HTML di mana saja, menyimpannya dimana saja serta dapat menjalankannya dengan mudah. dengan cara klik dua kali pada file atau juga kalian dapat menjalankannya dengan menggunakan code editor.

Persiapan Lingkungan Pengembangan PHP, untuk menggunakan PHP tentunya tidak semudah itu karena tentunya kita membutuhkan yang namanya web server. Tetapi sebelum masuk kesanan tentnya ada hal yang harus kita pelajari terlebih dahulu yaitu mengenai Client-side dan Server-side scripting. Lalu apa itu Client-side dan Server-side scripting pada Persiapan Lingkungan Pengembangan PHP?

Persiapan Lingkungan Client-side dan Server-side Scripting

  1. Client-side Scripting = Ketika kita membuat halaman website dengan menggunakan HTML, CSS dan Javascript itu dimanakan dengan Client-side Scripting kenapa karena semua pemrosesannya terjadi pada sisi client kalian masing masing.
  2. Server-Side Scripting = Pada server-side scripting tentunya arsitekturnya lebih komplek, untuk client-side scriptingnya tentunya terjadi pada bagian Web Browser tetapi yang membedakan adalah adanya sebuah server, ketika kalian membuat website tersebut dengan menggunakan browser maka browser tersebut mengirimkan sebuah request kepada server. Untuk web server sendiri tentunya mempunyai banyak seperti Apache, IIS, Nginx dan lain-lain

Persiapan Lingkungan Pengembangan Alur Riquest Server-side dan Client-Side

Ketika kalian mempunyai halaman website yang dibuat dengan mengugunakan script html tentunya pada bagian Body tertulis text Hello World <h1>Hello World</h1> maka browser akan melakukan request tersebih dahulu kepada server, kemudian server melakukan pengecekan apakah ada script PHP atau tidak.. jika tidak maka server akan mengembalikan kembali request kepada browser.

Sekarang ketika dihalam web tersebut terdapat sintak PHP seperti <h1>Hello <?php echo "kawan serverkoding" ?></h1> yang terjadi adalah browser melakukan request kepada server lalu server melakukan pengecekan begitu menemukan syntax PHP maka PHP akan mengeksekusi perintah tadi karena ada perintah echo maka perintah tersebut akan ditampilkan kedalam layar, selanjutnya akan dicetak menjadi HTML lalu dikembalikan lagi responnya kepada browser.

Untuk PHP sendiri tentunya kita tidak dapat meniru source code nya, contoh ketika kalian membuka suatu halaman website dan klik kanan lalu inspect element, maka kalian dapat meliat codingan HTML dan CSS tetapi kalian tidak dapat melihat kodingan PHP karena PHP ini berjalan pada sisi server bukan pada sisi Client.

Untuk script yang dibuat dengan menggunakan bahasa pemrogram PHP tentunya dapat terhubung dengan database, jadi kita dapat membuat webste yang dinamis, untuk kontennya sendiri akan berubah sesuai dengan data yang kita ubah didalam database. Jadi itu lah lingkungan alur dari PHP.

Persiapan Lingkungan Pengembangan Persiapan Installasi

Untuk cara-cara installasi teman-teman dapat menginstallnya satu persatu, untuk langkahnya sendiri admin akan jabarkan secara mendetail dari proses instalasinya tersebut. Supaya lebih memudahkan pada saat menginstall maka admin menggunakan All-in-one Packages yaitu aplikasi XAMPP yang dimana aplikasi tersebut dapat berjalan pada windows dan Linux.

Untuk dapat mendownload aplikasi XAMPP teman-teman dapat mengunjungi website resminya seperti gambar dibawah ini:

Installasi Xampp

Pada Xampp sendri huruf X dimaksudkan sebagai Cross Platform yang tentunya dapat digunakan di semua sistem operasi,

Persiapan Lingkungan Pengembangan Tahapan Installasi

  1. Silahkan teman-teman download terlebih dahulu Xampp sesuai dengan system operasi yang kalian gunakan, Untuk versi PHPnya sendiri yaitu sudah menggunakan versi 8 teman- teman dapat melihat pada gambar diatas terdapat keterangan mengenai versi PHP.
  2. Selanjtunya silahkan kalian klik pada bagian sistem operasi yang kalian gunakan, karena admin menggunakan windows maka admin mendowload untuk versi windows.

3. Selanjutnya silahkan teman- teman cek pada bagian download dan klik dua kali pada file xampp tersebut. maka ketika teman pertama kali menjalankan file xampp yang baru saja sudah di download maka akan muncul seperti gambar berikut:

Installasi Xampp

4. Ketika sudah muncul seperti gambar diatas selanjutnya, silahkan teman- teman klik next untuk melanjutkan proses installasi, pada bagian ini tentunya kita diberikan pilihan untuk memilih library apa saja yang akan kita install, lebih tepatnya yang akan kita gunakan saat proses membuatan aplikasi menggunakan PHP. Untuk admin sendiri merekomendasikan supaya teman-teman mencentang saja semuanya. Jika suatu hari nanti di pakai maka teman-teman sudah tidak akan repot lagi, untuk lebih jelasnya teman-teman dapat melihat gambar dibawah ini:

Installasi Xampp

5. Setelah kita memilih library apa saja yang akan kita install, langkah selanjutnya adalah memilih direktori installasi aplikasi xampp, untuk admin sendiri membiarkannya seara default yaitu pada direktori C:, seperti gambar dibawah ini:

installasi xampp

6. Setelah kita memilih derektori installasi dari aplikasi xampp, selanjutnya klik next maka kita akan diarahkan pada halaman pemilihan bahasa, untuk bahasa yang kita gunakan yaitu bahasa inggris saja supaya kita lebih dapat memahami dari penjelasan yang disampaikan oleh aplikasi xampp tersebut.

Install xampp

7. pada tahapan trakhir proses installasi, tentunya kita cukup menunggu proses installasi sampai selesai. Kira-kira sekitasr 10-15 menit untuk proses installasi xampp dengan menginstall library yang kumplit.

Jika sudah selesai untuk proses installasi xampp, selanjutnya akan muncul tombol finish. Silahkan klik tombol tersebut lalu kita akan memilih bahasa silahkan pilih bahasa inggris saja, lalu aplikasi xampp terbuka secara otomatis, jika xampp yang teman-teman install tidak terbuka secara otomatis maka kita cukup mengetikan xampp pada search wondows.

Jika teman- teman sudah berhasil menjalankan aplikasi xampp tersebut maka, tampilan control panelnya seperti berikut ini:

Control panel xampp

Untuk dapat menjalankan file PHP tentunya teman-teman harus menjalankan aplikasi xampp ini atau dapat dikatakan server PHP, terdapat beberapa server yang dapat kita jalankan pada xampp tersebut karena memang pada saat instalasi kita mencentang semuanya.

Untuk dapat menjalankan file yang terdapat script PHPnya, kalian dapat menjalankan Module Apache, dengan cara klik tombol start jika tidak ada kendala maka pada tulisan apache akan berwarna hijau yang berarti servernya dapat dijalankan.

Melakukan Pengecekan Apache

Silahkan teman-teman buka browser kesayangan teman-teman, untuk admin sendiri menggunakan browser firefox, selanjutnya teman-teman ketik pada bagian url dengan localhost, maka akan muncul seperti berikut:

Jika halaman tersebut sudah tampil berarti kalian sudah berhasil melakukan installasi xampp pada komputer/laptop kalian dengan baik, jika tidak tampil seperti diatas atau ada tulisan error, berarti servernya mengalami masalah. Jadi itu merupakan suatu tampilan yang memeikan informasi bahwasannya kita sudah berhasil melakukan instalasi xampp.

Selanjutnya untuk membuat suatu file PHP yang berbasis server-side, maka tentunya kita tidak boleh menyimpan file PHP secara sembarangan, karena pada aplikasi xampp sendiri sudah menyediakan direktori untuk dapat menjalankan program PHP tersebut.

Silahkan kalian buat folder installasi lalu arahkan pada file htdocs, silahkan teman- teman cara, karena diforder itulah tempat menyimpan file PHP tersebut. Untuk lebih jelaskan silahkan perhatikan gambar dibawah ini:

Selanjutnya silahkan teman-teman buka forder tersebut, dan buatlah forder baru dengan nama belajarphp, forder tersebut akan kita gunakan untuk meyimpan file-file PHP yang kita buat.

Jika sudah berhasil membuat foldernya, maka selanjutnya kita akan membuat 1 file dengan nama index.php, pada forder belajarphp yang sudah kita buat sebelunya, untuk langkahnya simak penjelasan dibawah ini:

Membuat File PHP

Langkah pertama untuk membuat file php, silahkan teman-teman buka text editornya masing-masing, pada kesempatan kali ini admin menggunakan VSCode, untuk langkah-langkahnya tentunya setiap text editor hampir sama. Silahkan buka lalu klik new folder untuk memasukan folder yang sudah kita buat yaitu belajarphp.

Open folder

Langkah kedua, memasukan folder tersebut engan cara mencari folder pada derektori yang kalian simpan sebelumnya, direktori tersebut berada pada bagian installasi dari aplikasi xampp

folder

Langkah ketiga, maka kalian akan melihat folder tersebut sudah masuk kedalam aplikasi VSCode, selanjutnya pada bagian pojok kiri kalian akan meliha simbol file dengan tanda tambah, silahkan klik untuk membuat file baru.

New file

Langkah keempat, selanjutnya membuat file dengan nama index.php, dimana pada file index tersebut kita akan menyimpan file PHP yang nantinya kita akan menjalankannya pada browser.

index

Langkah terakhir, kita akan menampilkan hello world pada browser dengan menggunakan script PHP untuk scriptnya sendiri silahkan teman-teman ikuti script dibawahi ini.

<?php echo "Hello World!!"; ?>    Selanjutnya teman-teman jalankan pada browser dengan mengentikan url localhost/belajarphp/index.php . Jika teman teman berhasil menampilkannya maka akan muncul tulisan Hello World!! pada halaman browser kalian.

Mungkin sekian yang dapat admin sampaikan semoga artikel yang admin tulis dapat bermanfaat bagi para pembacanya, terimakasih sudah berkunjung dan membaca artikel ini mengenai Persiapan Lingkungan Pengembangan PHP, Untuk artikel sebelumnya teman-teman dapat mengunjungi Belajar Sejarah PHP dan Karakteristik Pemrograman PHP.

By: Muhammad Rizal Supriadi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *