Pengertian dan Sejarah Singkat Bahasa Pemrograman C

Pengertian dan Sejarah Singkat Bahasa Pemrograman C

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai pengertian dan sejarah singkat bahasa pemrograman C , memahami pengertian bahasa pemrograman C tentunya sangat penting dalam mengembangkan aplikasi dengan banyak fitur unggulannya. Bahasa pemrograman C sangat cocok dalam memperkenalkan konsep pemrograman dengan pengertian dan sejarah nya.

Apa itu bahasa pemrograman C, apa kegunaanya? dan kenapa kita harus mempelajarinya? dalam tutorial ini akan membahas dari awal muali dari pengertianm, sejarah dan kegunaanya.

Pengertian Bahasa Pemrograman C?

Pengertian dan sejarah singkat bahasa pemrograman C adalah bahasa pemrograman PC yang dapat digunakan untuk membuat aplikasi yang berbeda (bahasa pemrograman yang berguna secara universal), mulai dari framework yang berfungsi (seperti Windows atau Linux), antivirus, pemrograman penyiapan gambar, hingga kompiler untuk dialek pemrograman, di mana C adalah banyak digunakan untuk membuat dialek pemrograman lain, salah satunya adalah PHP.

Terlepas dari kenyataan bahwa ini adalah bahasa pemrograman yang berguna secara universal, bahasa pemrograman yang dapat membuat aplikasi yang berbeda, bahasa pemrograman C umumnya masuk akal untuk merencanakan aplikasi yang secara langsung diidentifikasi dengan kerangka kerja dan peralatan yang berfungsi. Ini tidak bisa dibedakan dari motivasi pertama di balik penciptaan bahasa C. Bahasa pemrograman C pertama kali dibuat oleh Dennis M. Ritchie pada tahun 1972. Sekitar saat itu Ritchie bekerja di Bell Labs, sebuah tempat eksplorasi yang terletak di Murray Hill, New Jersey, Amerika Serikat.

Ritchie membuat bahasa pemrograman C untuk mengembangkan kerangka kerja UNIX. Sebelumnya kerangka kerja UNIX dibuat dengan memanfaatkan konstruksi komputasi tingkat rendah (konstruksi komputasi tingkat rendah). Namun, konstruksi komputasi tingkat rendah itu sendiri sangat berbelit-belit dan sulit dibuat. Dengan niat penuh untuk menggantikan konstruksi komputasi tingkat rendah, para ilmuwan di Bell Labs membuat bahasa pemrograman B. Namun bahasa pemrograman B juga memiliki beberapa kekurangan, yang akhirnya diakhiri oleh bahasa pemrograman C.

Dalam bahasa C kerangka kerja UNIX direvisi. Dengan demikian, UNIX menjadi premis dari berbagai framework kerja tingkat lanjut saat ini, termasuk Linux, Mac OS (iOS), hingga framework kerja Android.

Sejarah Singkat Bahasa Pemrograman C

Sejarah singkat bahasa pemrograman C Sekitar tahun 1960, Institut Teknologi Massachusetts, Bell Labs, dan General Electric bekerja sama untuk mengembangkan kerangka kerja untuk PC server terpusat GE-645. Di sekitar sana, PC bisa berukuran sebesar ruangan. Kerangka kerja ini disebut Multics (Multiplexed Information and Computer Services). Kemunculan Multics membawa banyak perkembangan, namun bahasa pemrograman yang digunakan sangat tidak terduga.

Karena tidak memiliki keinginan untuk menghabiskan banyak waktu untuk membuat Multics, spesialis dari Bell Labs selangkah demi selangkah meninggalkan pekerjaan, termasuk Ken Thompson, Dennis Ritchie, M. D. McIlroy, dan J. F. Ossanna. Chime Labs sendiri merupakan pusat penelitian multi disiplin yang terletak di Murray Hill, New Jersey, Amerika Serikat. Saat itu Bell Labs berada di bawah organisasi AT&T Corporation (sekarang Bell Labs berada di bawah Nokia: www.bell-labs.com) Ilmuwan di Bell Labs mencoba untuk mengembangkan kembali kerangka kerja yang lebih mudah daripada Multics. Framework kerja ini bernama Unics (Uniplexed Information and Computing Service), yang kemudian berganti nama menjadi UNIX.

Kenapa Harus Belajar Bahasa C?

Berikut merupakan beberapa manfaat untuk membelajar bahasa pemrograman C”

  1. Cocok untuk dipelajari bagi pemula yang memulai belajar programming.
  2. Sangat mudah dipelajari dan mempunyai sumber yang banyak
  3. Merupakan awal mula munculnya bahasa pemrograman lainnya.
  4. Masih digunakan hingga saat ini.
  5. Dapat digunakan dalam berbagai platform, seperti android, Linux, windows, dan MacOS.
  6. Dapat berlajar begitu cepat saat dijalankan dengan menggunakan mesin.

Fitur dan Keunggulan Bahasa C

Sejarah singkat bahasa pemrograman C, Berikut adalah sebagian dari sorotan dan manfaat bahasa pemrograman C jika dibandingkan dengan dialek pemrograman lainnya:

C sebagai bahasa pemrograman prosedural

Ide program komputer penulisan prosedural adalah strategi pemrograman di mana setiap baris pesanan ditangani secara berurutan dari baris teratas ke perhatian utama. Selain itu, mungkin ada kapasitas tambahan (pekerjaan) yang digunakan untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan. Bahasa pemrograman C memiliki tempat dengan pertemuan ini.

Selain ide prosedural, ada juga ide pemrograman berbasis objek. Dalam bahasa pemrograman item, setiap tugas akan dilakukan menggunakan kelas dan artikel. Ilustrasi bahasa pemrograman item adalah JAVA. Untuk pemula, sangat disarankan untuk mempelajari bahasa pemrograman prosedural terlebih dahulu dan kemudian masuk ke bahasa pemrograman objek. Ini juga motivasi untuk belajar C sebelum masuk ke bahasa pemrograman objek seperti JAVA. Ada beberapa dialek pemrograman yang membantu ide-ide prosedural dan artikel, misalnya dialek pemrograman C ++, Python dan PHP.

Bahasa C cepat dan efektif

Aplikasi yang dibuat dengan menggunakan bahasa C dapat dijalankan dengan cepat dan berukuran kecil. Ini karena C dapat berdiskusi secara langsung dengan peralatan, sebuah komponen yang jarang dapat diakses dalam bahasa pemrograman saat ini seperti JAVA, PHP, atau Python. Namun, ini juga memiliki kekurangan. Bahasa C cukup mudah dan membutuhkan sorotan saat ini seperti bermacam-macam sampah dan penulisan dinamis.

C adalah bahasa yang kompak

Artinya, bahasa pemrograman C dapat dikompilasi ulang sehingga berjalan pada kerangka kerja yang berbeda tanpa perlu mengubah kode yang ada. Aplikasi buatan Windows dalam bahasa C dapat dipindahkan ke Linux dengan hampir tanpa penyesuaian.

C adalah “ibu” dari dialek pemrograman saat ini

Bahasa pemrograman C telah memotivasi banyak dialek pemrograman lainnya, seperti C ++, C #, Objective C, PHP, JAVA, JavaScript, dan banyak lagi. Dengan mempelajari bahasa C, Anda akan menjadi natural dan sederhana saat berpindah ke bahasa pemrograman lain yang merupakan bawahan dari bahasa C.

Tools Untuk Belajar Bahasa C

Sejarah singkat bahasa pemrograman C , Apa yang harus diatur atau diperkenalkan? Semua hal dipertimbangkan, kita hanya membutuhkan dua perangkat, yaitu pengelola konten dan kompilator. Selain memperkenalkan pengelola konten, Anda juga harus memperkenalkan kompiler. Contoh perangkat yang dapat Anda gunakan termasuk berikut ini:

Alat konten: Notepad ++, Vs Code, dan sebagainya

Penyusun: MinGW (terputus), Jdoodle, Glot.io, Repl.it (di web). Alat konten digunakan untuk menyusun kode program, sedangkan kompiler digunakan untuk menguraikan program sehingga cenderung dilihat oleh PC. Pemrograman C juga dapat dijalankan menggunakan IDE (Integrated Development Environment). IDE adalah alat konten luar biasa dengan kompiler yang mendasarinya.

Jadi pilih yang mana? Pilih salah satunya. Namun, jika Anda ingin memperkenalkan semuanya secara bersamaan tanpa berharap untuk memperkenalkan compiler , maka saya sarankan untuk menggunakan IDE.

Struktur Dasar Bahasa C

Struktur program yang dibuat tentunya sangat sederhana, tetapi struktur yang sederhana ini dapat mewakili struktur dasar dari bahasa pemrograman C ini, berikut merupakan kode programnya:

#include <stdio.h>
int main(void)
{
  printf("Hello, Serverkoding!\n");
  return 0;
}

#include <stdio.h>

Pada titik awal absolut, ada kode #include. Urutan #include digunakan untuk menyematkan dokumen khusus yang memungkinkan kami mendapatkan sorotan tambahan dalam bahasa C.

Pada model over, dokumen stdio.h berisi kode program sehingga nantinya kita bisa sampai ke urutan printf. Dokumen stdio.h itu sendiri mewakili Input / Output Standar.

Secara keseluruhan, jadi nanti di kode program kita dapat menggunakan urutan printf, di bagian atas kode program C yang sebenarnya harus ada baris #include . File gabungan ini juga sering disebut sebagai dokumen header, dan karena itu juga menggunakan .h postfix.

Bahasa C menerapkan ide tertentu, di mana sorotan dibagi ke dalam dokumen yang berbeda. Jika Anda ingin menggunakan order tertentu, panggil record header yang benar.

Selanjutnya, ukuran dokumen proyek yang ditulis dalam C menjadi efektif. Kami hanya perlu memanfaatkan catatan tajuk yang kami butuhkan. Namun sebenarnya, setiap kali Anda ingin menggunakan pesanan tertentu, Anda harus memasukkan dokumen header yang diperlukan.

int main(void){}

Ini merupakan satu-satunya perintah yang harus disertakan pada setiap lpde program bahasa C yaitu main().

Struktur main() sendiri merupakan suatu fungsi (function). Isi dari function ini diawali dan diakhiri dengan tanda kurung kurawal (‘{}’). didalam tanda kurung tersebut untuk menyimpan isi dari kode program penysun fungsi main().

Kode int sebelum function main() menandakan nilai kembalian ataupun hasil akhir dari suatu function main(). Kode tersebut merupakan singkatan dari Integer. yakni tipe data bilangan bulat.

Dengan demikian, kode program main() yang admin tulis harus menghasilkan angka bulan (dengan menggunakan return) yang nanti kita bahas. Sedangkan untuk tambahan vid kedalam main(void) itu tentunya menandakan bahwa fungsi main() tidak membutuhkan nilai inputan.

printf (“Halo, Serverkoding! \ n”);

Urutan printf digunakan untuk menampilkan sesuatu di layar. Urutan ini penting untuk stdio.h, jadi jika kita ingin menggunakannya, harus ada baris pesanan #include di titik referensi paling awal kode program bahasa C.

Konten yang perlu Anda tampilkan ditulis dalam beberapa bagian dan dalam pernyataan ganda, sebagai berikut: printf (“Hello, Serverkoding! \ N”); hasil dari ini akan menampilkan konten Hello, Serverkoding! di layar. Bagaimanapun, berapa kapasitas karakter tambahan \ n?

Ketika ditulis dalam teks, karakter “\” dikenal sebagai karakter keberangkatan. Kapasitasnya adalah untuk menampilkan karakter yang tidak dapat ditulis. Misalnya, \ n adalah perintah untuk membuat karakter baris baru, yang merupakan karakter penanda baris baru.

Artinya, urutan printf (“Halo, Serverkoding! \ N”) akan menampilkan konten “Hai, Serverkoding!”, Lalu pindah ke baris lain. Bahasa C sangat memperhatikan karakter break yang berbeda yang juga akan kita ketahui nanti.

Setelah tanda kurung akhir dari urutan printf, itu harus ditutup dengan titik koma (titik koma), yaitu, “;”. Setiap urutan dalam bahasa C, harus diakhiri dengan tanda ini, selain beberapa urutan unik. Kelalaian untuk menambahkan titik koma ke batas terjauh pesanan adalah kesalahan umum.

Return 0;

Perintah Return 0; mengidentifikasi dengan kode prinsip int (void) sebelumnya. Ini adalah tempat di mana kita menutup pekerjaan main() yang sekaligus menutup kode program bahasa C.

Return 0 bermaksud untuk mengembalikan nilai 0 (nol) ke kerangka kerja yang menjalankan kode program ini. Nilai 0 menunjukkan bahwa kode program berjalan secara normal dan tidak ada masalah (EXIT_SUCCESS).

Kita juga dapat membuat return 1, return 99, return – 1, dan seterusnya. Kualitas ini nantinya dapat digunakan oleh kerangka kerja atau proyek lain. Harga kembali selain 0 dipandang sebagai kesalahan atau sesuatu yang tidak benar (EXIT_FAILURE). Haruskah perintah Return 0 ini dibuat? Harus tenang! jika kami mengikuti struktur bahasa C yang ideal. Pokoknya beberapa kompiler (menghitung Kode: Blok yang saya gunakan).

Kesimpulan

Belajar bahasa pemrograman C tentunya sangat penting karena dengan bahasa ini kita dapat membuat aplikasi dengan sintak program yang tidak terlalu rumit tentunya, Dan bahasa pemrograman ini mempunyai beberapa kelebihan seperti bahasa yang proseduran dan sangat komplek yang tentunya dapat memudahkan ketika kita mempelajarinya.

Mungkin sekian yang dapat admin sampaikan pada artikel kali ini, mudah-mudahan artikel ini dapat memberikan manfaat dan pengetahui bagi para pembacanya. Terimakasih sudah berkunjung dan membaca artikel ini mengenai Belajar Bahasa Pemrograman C Panduan Lengkap.

Baca juga : Sejarah Pemrograman C#

Salam Success : )

By: Muhammad Rizal Supriadi

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *