Sistem Informasi Geografis: Pegertian, Ruang Lingkup dan Manfaat

Sistem Informasi Geografis: Pegertian, Ruang Lingkup dan Manfaat

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakakaatuh

Sistem Informasi Geografis atau yang biasa dikenal dengan istilah (SIG) merupakan suatu sistem komputer yang digunakan untuk memasukan, menyimpan, memanipulasi, mengintegrasikan, menganalisis dan menampilkan data yang tentunya berhubungan dengan lokasi-lokasi di permukaan bumi.

Berikut merupakan definisi lengkap mengenai Sistem Informasi Geografis (SIG).

Definisi Sistem Informasi Geografis (SIG)

Sistem Informasi Geografis merupakan gabungan dari 4 kata yaitu: Sistem, Informasi, Geo, dan Grafis. dari keempat kata tersebut dapat kita pahami bahwa sistem informasi geografis berisikan informasi yang mengembarkan kondisi bumi dalam sudut pandang keruangan.

  1. Sistem = Merupakan organisasi, perangkat atau modul yang memiliki satu tujuan (tidak mungkin suatu sistem memiliki lebih dari satu tujuan). Tujuannya yaitu untuk memberi informasi.
  2. Informasi = Merupakan kumpulan data, data yang dimasukan kedalam sistem sehingga menjadi sebuah informasi.
  3. Geo = Bumi (yang berhubungan dengan permukaan bumi).
  4. Grafis = Grafis merupakan citra atau gambar yang dapat membedakan atau menampilkan dalam bentuk 2 Dimensi yang membuat 2 garis khayalan ( sumbu x dan sumbu y ) dan 3 Dimensi memiliki sumbu ruang yaitu (sumbu x, sumbu y dan sumbu z).

Ketika kita berbicara mengenai ruang maka akan dikaitkan degang yang dimanakan Spasial (Geo Spasial) yang membicarakan bagaimana bentuk tataruang bumi yang diasumsikan berbentuk bulat (bola).

Untuk menentukan lokasi atau koordinat dimana kita berada dalam teori Geo Spasial untuk mencari dimana titik koordinat itu berada menggunakan kesepakatan.

Jika jika ketahui garis katulistiwa yaitu didalam sumbu X dari -180 sampai 180 derajat (garis Longitude) sedangkan didalam sumbu Y dari -90 sampai 90 derajat (Garis Lalitude).

Selanjutnya kita akan bahasa mengenai apa itu data Geo Spasial?

Data Geo Spasial

Ruang Geospasial atau Earthbound adalah sudut pandang spasial yang menunjukkan area, area, dan posisi suatu benda atau peristiwa yang berada di bawah, pada, atau di atas permukaan dunia yang dikomunikasikan dalam kerangka fasilitas tertentu.

Didalam data Geo Spasial terbagi menjadi dua yaitu:

  1. Vektor = Data vektor yang berbentuk garis(Point, Line, Poligon). Contoh dari data vektor yaitu: SHP (Shape File ESR)
  2. Raster = Data raster merupakan data yang berhubungan dengan gambar. Contohnya citra satelit dengan format JPG, PNG, TIFF dan lain-lain.

Ruang Lingkup Sistem Informasi Geografis

Pada dasarnya dalam Sistem Informasi Geografis terdapat lima buah proses yaitu:

1. Input Data

Ukuran input informasi digunakan untuk memasukkan informasi spasial dan informasi non-spasial. Informasi spasial umumnya sebagai panduan sederhana. Untuk GIS, peta terkomputerisasi harus digunakan agar panduan sederhana diubah menjadi panduan lanjutan menggunakan alat digitizer.

2. Manipulasi Data

Jenis informasi yang dibutuhkan oleh divisi Sistem Informasi Geografis mungkin harus dikontrol agar sesuai dengan kerangka kerja yang digunakan. Dengan demikian, SIG cocok untuk melakukan perubahan kapasitas untuk informasi spasial dan non-spasial.

3. Manajemen Data

Setelah informasi spasial dimasukkan, sistem selanjutnya adalah penanganan informasi non-spasial. Penanganan informasi non-spasial menggabungkan pemanfaatan DBMS untuk menyimpan informasi yang sangat besar.

4. Query dan Analisis

Query merupakan tindakan penyelidikan yang merata. Secara umum, SIG dapat melakukan dua jenis investigasi, lebih spesifiknya:

  1. Analisis Proximity

Investigasi Kedekatan adalah pemeriksaan geografis yang bergantung pada jarak antar lapisan. SIG menggunakan siklus buffering (memasang lapisan pendukung di sekitar lapisan dalam jarak tertentu) untuk menentukan koneksi yang nyaman antara properti bagian yang ada.

  1. Analisis Overlay

Overlay adalah metode yang terlibat dengan mengkonsolidasikan informasi dari berbagai lapisan. Dalam istilah langsung overlay disebut sebagai aktivitas visual yang membutuhkan lebih dari satu lapisan untuk digabungkan.

5. Visualisasi

Untuk jenis tugas geografis tertentu, produk akhir paling baik dibahas dalam peta atau grafik. peta sangat efektif dalam menyimpan dan juga memberikan data geografis.

Manfaat Sistem Informasi Geografis

Dengan adanya sistem informasi geografis dapat memudahkan untuk mencari informasi dan melihat fenomena kebumian dengan lebih efektif. Sistem informasi geografi tentunya mampu digunakan untuk penyimpanan, memproses dan juga menayangkan mulai dari citra satelit, peta, foto udata maupun data statistik. Untuk informasi pebelajar yang bermanfaat teman-teman dapat mengunjungi Portal Kampus Keren.

Untuk artikel selanjutnya teman-teman dapat mengunjungi Jenis jenis bahasa pemrograman.

1194059-Muhammad Rizal Supriadi

D4-Teknik Informasika-3B (Politeknik Pos Indonesia)

Hasil Cek Plagiarisme

https://www.plagiarismchecker.co/id

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *